bali.jpnn.com, DENPASAR - Keputusan pemerintah menonaktifkan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) berdampak panjang di Bali.
Kantor BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Bali, dilaporkan menjadi sasaran orang tak dikenal (OTK) melakukan aksi tak terpuji.
Informasinya, OTK melakukan perusakan dengan melempari Kantor BPJS Kesehatan Cabang Denpasar di Jalan D.I. Panjaitan, Renon, Denpasar dengan batu.
Insiden yang terjadi pada Sabtu (21/2) pukul 19.30 WITA itu menyebabkan papan nama Kantor BPJS Kesehatan Cabang Denpasar pecah.
Selain pelemparan, OTK tersebut juga memasang dua spanduk putih bertuliskan "save APBD BPJS untuk rakyat miskin" serta kalimat menyudutkan pihak tertentu, menggunakan cat semprot berwarna merah.
BPJS Kesehatan Denpasar memiliki wilayah kerja di tiga kabupaten/kota yakni Denpasar, Badung dan Tabanan.
"Peristiwa itu telah kami laporkan kepada pihak kepolisian," kata Kepala Bagian SDM, Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Rendy Gilbery Rantung dilansir dari Antara.
Menurut Rendy, kepolisian saat ini dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku perusakan dan vandalism itu.
















































