jpnn.com - Ulah sekelompok orang menggedor-gedor pintu rumah maupun kamar kos warga di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial.
Sekelompok orang itu diduga sempat menawarkan bubuk abate atau pembasmi jentik nyamuk. Namun, penghuni diduga ketakutan dengan aksi mereka.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal Harles Gultom, Kamis (12/3), menyelidiki dan menyebut sekelompok orang yang datang ke kos tersebut ternyata hanya menawarkan obat-obatan.
Merepons kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta pihak polisi tetap mengambil langkah tegas agar praktik seperti itu tidak menjadi kebiasaan yang meresahkan masyarakat.
"Menurut saya, polisi tetap perlu menertibkan kelompok tersebut karena memang sangat mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat," kata Sahroni dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Dia menilai masalah seperti itu kalau dibiarkan bisa mengindikasikan potensi aksi kriminal lanjutan.
"Apalagi, mereka sampai menggedor-gedor pintu kamar kos, padahal itu jelas ranah privasi para penghuni. Wajar para penghuni ketakutan," lanjutnya.
Sahroni menilai cara menawarkan produk dengan mendatangi langsung hingga ke depan pintu kamar kos warga terkesan memaksa dan berpotensi menimbulkan rasa takut bagi masyarakat.





















































