Minus 2 Poin Membayangi Java United dan Isenmulang Kalteng FC, Ini Penjelasan I.League

6 hours ago 22

Minus 2 Poin Membayangi Java United dan Isenmulang Kalteng FC, Ini Penjelasan I.League

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Skuad Isenmulang Kalteng FC saat berlaga pada ajang Super League 2026/27 melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (4/9). Foto: Instagram/@isenmulangkaltengfc

jpnn.com - I.League buka suara terkait sanksi pengurangan dua poin terhadap Isenmulang Kalteng FC dan Java United pada awal Super League 2026/27.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengungkapkan bahwa sanksi tersebut merupakan konsekuensi atas tidak terpenuhinya kriteria infrastruktur sesuai dengan ketentuan regulasi club licensing.

“Perubahan stadion kandang setelah proses club licensing cycle 2025/26 selesai menyebabkan terdapat kriteria infrastruktur yang tidak terpenuhi,” ujar Asep.

“Sesuai dengan regulasi club licensing, kondisi tersebut memiliki konsekuensi berupa pengurangan dua poin.”

Java United yang dahulu bernama Malut United sejatinya berkandang di Stadion Kie Raha, Maluku Utara.

Setelah berganti kepemilikan, klub yang merupakan semifinalis Liga 2 musim 2023/24 itu pindah kandang ke Stadion Jatidiri, Semarang.

Perubahan tersebut kemudian membuat aspek infrastruktur yang sebelumnya sudah dipenuhi untuk musim ini menjadi tidak lagi sesuai dengan ketentuan.

Situasi serupa dialami Isenmulang Kalteng FC yang juga berpindah kandang dari Serang, Banten, saat tampil di Championship ke Kalimantan Tengah untuk Super League 2026/27.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra menjelaskan alasan Isenmulang Kalteng FC dan Java United dapat pengurangan dua poin di awal Super League 2026/27

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |