jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi momentum untuk menuntaskan berbagai permasalahan.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan problem kemiskinan hingga pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah DIY.
Menurut Eko, upaya mendorong penurunan angka kemiskinan DIY saat ini menjadi tantangan tersendiri karena adanya efisiensi anggaran.
"Bagaimana seluruh program pembangunan berjalan baik? Di saat yang sama datang tsunami fiskal dari Jakarta. Alokasi dana keistimewaan turun Rp 581 miliar. Secara keseluruhan APBD DIY 2026 turun senilai Rp 753 miliar," kata Eko, Jumat (13/3).
Untuk itu, ia mendorong Pemerintah DIY memaksimalkam potensi dana Corporate Social Responsibility (CSR).
"Kami juga mendorong Pemda DIY mengoptimalkan aset guna menutup pengurangan anggaran dana desa yang berkurang sampai 74 persen," katanya.
Kendati demikian, DIY dianggap tetap optimistis dengan potensi yang dimilikinya saat ini meskipun dalam tekanan kemampuan fiskal.
Ia menekankan agar anggaran yang tersedia benar-benar diprioritaskan untuk menuntaskan pekerjaan rumah Pemerintah DIY tersebut. (mcr25/jpnn)


















































