jpnn.com, JAKARTA - Musim MotoGP 2026 dipastikan menjadi salah satu edisi paling menarik dalam sejarah balap motor dunia.
Sebanyak 22 seri balapan akan digelar di lima benua, menjadikannya musim terpanjang sekaligus paling padat sebelum era baru MotoGP dimulai pada 2027.
Tak sekadar soal jumlah balapan, MotoGP 2026 juga menandai musim terakhir penggunaan motor bermesin 1.000 cc.
Mulai 2027, regulasi baru akan diberlakukan dengan mesin 850 cc, membuat musim ini sarat nuansa perpisahan sekaligus pembuktian bagi para pembalap dan tim.
Seri pembuka akan berlangsung di Asia, tepatnya di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 1 Maret.
Asia kembali mendapat sorotan setelah Mandalika, Indonesia, dipercaya menjadi tuan rumah seri ke-18 pada 11 Oktober 2026, sekaligus masuk rangkaian balapan “flyway”.
Istilah flyway merujuk pada seri balapan di luar Eropa, di mana seluruh logistik tim—mulai dari motor, peralatan, hingga suku cadang—harus diterbangkan menggunakan pesawat kargo khusus.
Setelah GP Jepang di Motegi pada awal Oktober, para pembalap akan langsung bertarung di Mandalika sebelum melanjutkan tur ke Australia dan Malaysia.






















































