jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menggelontorkan anggaran dana Rp6,9 miliar secara bertahap sebagai kompensasi sopir angkot, delman, hingga becak saat arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Total penerima kompensasi mencapai 3.000 orang untuk seluruh wilayah di Jawa Barat.
"Rp6,9 miliar untuk 3.000 penerima manfaat se-Jawa Barat," kata Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Mapolda Jabar, dikutip Jumat (13/3/2026).
Dedi mengatakan, seluruh sopir transportasi umum itu diminta untuk libur atau tidak beroperasi selama pelaksanaan arus mudik dan Lebaran. Para sopir berasal dari Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, dan Kota Bandung.
"Jadi ada yang sebelum Lebaran, ada yang sesudah Lebaran," ucapnya.
Ia menambahkan, sejumlah potensi yang bisa menyebabkan kemacetan saat arus mudik dan balik sudah diantisipasi. Kompensasi bagi sopir angkot, delman, dan becak dipastikan sudah terdistribusikan sejak Kamis malam hingga Jumat ini.
"Seluruh uangnya sudah terdistribusi malam ini dan besok selesai semuanya," tuturnya.
Selain sopir angkot di jalur mudik, pemberian kompensasi juga akan diberikan kepada sopir transportasi umum di jalur wisata setelah Lebaran. Sejumlah jalur yang dimaksud yakni Lembang dan Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.


















































