jateng.jpnn.com, SEMARANG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Semarang. Kali ini, Anggota Komisi IX DPR RI Muh Haris bersama Badan Gizi Nasional menggelar kegiatan di Wisma Perdamaian, Minggu (19/4).
Dalam kegiatan tersebut, Muh Haris menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan strategi besar pemerintah untuk membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.
“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga tentang masa depan bangsa,” tegasnya di hadapan peserta sosialisasi.
Menurutnya, pemenuhan gizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Politikus itu juga menilai program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto tersebut memiliki dampak luas, bukan hanya di sektor kesehatan, tetapi juga ekonomi daerah.
Pasalnya, pelaksanaan MBG melibatkan petani, nelayan, koperasi, hingga pelaku usaha lokal dalam rantai pasok bahan pangan.
“Program ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Muh Haris.
Dia menambahkan, gizi bukan hanya soal rasa kenyang, tetapi juga keseimbangan nutrisi seperti karbohidrat, protein, dan serat yang sangat penting bagi tumbuh kembang serta kecerdasan anak.



















































