Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil Datangkan Hujan di Kalteng dan Kalbar

6 hours ago 38

Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil Datangkan Hujan di Kalteng dan Kalbar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Operasi modifikasi cuaca yang dilakukan KLH, BMKG, BNPB serta TNI Angkatan Udara di Kalbar dan Kalteng berhasil mendatangkan hujan. Foto dok. KLH

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Operasi penyemaian awan tersebut berhasil memicu hujan di sejumlah wilayah rawan karhutla, antara lain Sanggau, Putussibau, Kubu Raya, dan Pontianak di Kalimantan Barat, serta Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah.

Hujan juga turun di sebagian wilayah Kalimantan Selatan yang berbatasan dengan Kalimantan Tengah pada Jumat (4/9).

“Alhamdulillah, operasi hujan buatan berhasil memicu hujan di sejumlah area rawan karhutla,” ujar Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Irjen Pol Rizal Irawan dalam keterangannya dikutip Minggu (6/9).

Operasi modifikasi cuaca tersebut merupakan kerja sama Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta TNI Angkatan Udara.

"OMC difokuskan untuk membasahi ekosistem gambut, mendukung upaya pemadaman darat, sekaligus menekan risiko perluasan kebakaran dan penyebaran asap," ucapnya.

Rizal menjelaskan, operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Barat berlangsung sejak 28 Agustus hingga 4 September 2026.

Selama periode tersebut, sebanyak 10 sortie penerbangan dilakukan dengan menyemai total 8.000 kilogram atau 8 ton natrium klorida (NaCl).

Operasi modifikasi cuaca yang dilakukan KLH, BMKG, BNPB serta TNI Angkatan Udara di Kalbar dan Kalteng berhasil mendatangkan hujan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |