jpnn.com, JAKARTA - Holding Industri Pertambangan Indonesia atau MIND ID konsisten menjalankan fungsi strategis sebagai penggerak hilirisasi nasional guna menciptakan nilai tambah yang berlipat ganda bagi ekonomi Indonesia.
Perseroan terus mempertahankan kinerja bisnis positif sehingga mampu memberikan kontribusi serta manfaat yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyampaikan perseroan konsisten menjalankan peran sebagai integrator yang mensinergikan rantai pasok hilirisasi mineral dan batu bara di Indonesia.
Hal ini tercermin dari sinergi ANTAM dan Freeport Indonesia dalam rantai pasok hilirisasi emas nasional, sinergi INALUM, ANTAM, dan PT Bukit Asam dalam rantai pasok hilirisasi bauksit-alumina-aluminium.
Selain itu, berbagai program penguatan rantai pasok hilirisasi mineral strategis seperti nikel, tembaga, timah, hingga pembentukan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.
Dengan konsistensi tersebut, MIND ID mencatatkan pendapatan perusahaan Rp159,46 triliun, tumbuh 10 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp145,21 triliun, dan laba bersih Rp 29,89 triliun, atau 16 persen di atas target perusahaan.
Capaian ini disertai kontribusi yang didistribusikan kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan, meliputi pajak dan PNBP, royalti, serta dividen yang mencapai Rp 22,6 triliun.
"Pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen manajemen MIND ID dalam menjamin pengelolaan perusahaan negara yang mampu memberi kontribusi optimal bagi Indonesia," kata Pria seusai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 pada Kamis, 11 Juni 2026.












.jpeg)









































