jateng.jpnn.com, SEMARANG - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkap orgel bersejarah di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel atau Gereja Blenduk, Kota Lama Semarang, saat ini kurang berfungsi.
Pihaknya berharap orgel itu dapat digunakan kembali setelah mendapat hibah dari Belanda. Fadli Zon menyebut akan memfasilitasi proses hibah tersebut.
“Kami berharap nanti akan ada hibah dari Belanda. Tentu nanti kami coba memfasilitasi agar segera didatangkan hibah tersebut dengan instansi terkait, sehingga bisa segera difungsikan orgel ini,” kata Fadli Zon saat mengunjungi Gereja Blenduk di Kota Lama Semarang, Jumat (28/8).
Fadli mengatakan orgel tersebut merupakan bagian dari sejarah Gereja Blenduk yang telah berdiri sejak 1753. Bangunan gereja kemudian direnovasi pada 1894.
Menurutnya, Gereja Blenduk memiliki nilai penting dalam sejarah dan pelestarian cagar budaya di Kota Semarang. Gereja itu menjadi cagar budaya nasional pertama di Little Netherland Semarang.
“Jadi gereja ini merupakan cagar budaya nasional yang pertama di Kota Lama Semarang,” katanya.
Fadli menilai Gereja Blenduk memiliki karakter arsitektur kolonial yang masih terjaga. Salah satu ciri khas bangunan tersebut ialah kubah atau blenduk yang berada di bagian atas gereja.
“Kalau kita lihat dari sisi arsitektur juga masih arsitektur kolonial dengan blenduk yang ada di atas ini,” tutur Fadli.



















































