jpnn.com, JAKARTA - Bulan suci Ramadan mengubah ritme keseharian masyarakat, termasuk jam makan, waktu istirahat menyesuaikan, hingga aktivitas digital.
OVO (PT Visionet Internasional), sebagai salah satu alat pembayaran digital dan penyedia jasa pembayaran terdepan di Indonesia, mencermati pergeseran pola aktivitas transaksi masyarakat selama Ramadan.
Chief Operating Officer OVO Eddie Martono mengungkapkan bahwa berdasarkan analisis data transaksi pengguna hingga pertengahan Ramadan tahun ini, terlihat bahwa aktivitas digital makin terkonsentrasi pada malam hari hingga menjelang sahur.
“Tercatat transaksi di sekitar pukul 03:00–05:00 meningkat signifikan hingga 79 persen dibandingkan dengan periode di luar Ramadan,” ungkap Eddie dikutip, Jumat (13/3).
Menurut dia, kondisi ini konsisten dengan tren yang tercatat pada Ramadan tahun sebelumnya. Konsistensi kenaikan transaksi ini menunjukkan bahwa sahur tidak lagi sekadar momen makan sebelum menjalankan ibadah puasa.
Namun, mulai berkembang menjadi waktu aktif bagi masyarakat untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital, mulai dari berbelanja, mengakses hiburan, hingga membayar tagihan rutin.
Pada waktu sahur, aktivitas digital masyarakat tidak hanya meningkat dari sisi jumlah transaksi, tetapi juga memperlihatkan perubahan pada jenis kebutuhan, di mana berbagai transaksi kebutuhan praktis justru semakin aktif dilakukan saat dini hari.
“Secara keseluruhan, transaksi online pada waktu sahur meningkat hingga 76%, didorong oleh aktivitas belanja di e-commerce yang bertumbuh dua kali lipat,” beber Eddie.





















































