Pakar Sebut Masyarakat Perlu di Edukasi soal Stok BBM

2 hours ago 13

Pakar Sebut Masyarakat Perlu di Edukasi soal Stok BBM

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Energy Iftar Forum 2026. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan masyarakat perlu diedukasi seputar bahan bakar minyak (BBM).

Hal itu disampaikan Komaidi saat saat menjadi salah satu pembicara pada Energy Iftar Forum 2026 yang diadakan Energy Hub di Jakarta, Rabu (11/3/2026). 

Menurut dia, stok operasional BBM Indonesia cukup 20 hari ke depan bukan menandakan cadangan BBM akan habis setelahnya. 

Komaidi menyebut ketersedian 20 hari itu berkaitan dengan kapasitas daya tampung atau storage BBM yang dimiliki oleh Indonesia.

"Setelah 20 hari, stok di storage itu akan bisa diisi lagi. Jadi, sebenarnya ini kondisi baik-baik saja," kata Komaidi.

Komaidi membandingkan dengan storage BBM di beberapa negara Asia Tenggara. 

Dia mencontohkan Vietnam hanya cukup untuk 15 hari, Laos memiliki storage dengan kapasitas 10 hari. Lalu negara tetangga lainnya, kata dia, seperti Australia memiliki penyimpanan BBM untuk 50 hari. 

Sebaliknya Jepang memiliki ketersediaan BBM hingga 254 hari karena Jepang dalam sejarahnya bukan negara penghasil BBM sehingga mengharuskan negara itu memiliki daya tampung BBM dengan volume besar. 

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan masyarakat perlu diedukasi seputar bahan bakar minyak (BBM).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |