Pawai Ogoh-ogoh Meriahkan Hari Raya Nyepi di Surabaya, Warga Antusias Menonton

1 month ago 34

Kamis, 19 Maret 2026 – 13:08 WIB

Pawai Ogoh-ogoh Meriahkan Hari Raya Nyepi di Surabaya, Warga Antusias Menonton - JPNN.com Jatim

Pawai ogoh-ogoh di Surabaya tetap semarak meski mendung, ratusan umat Hindu dan warga bersatu, perkuat toleransi dan makna penyucian jelang Nyepi. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ratusan umat Hindu di Surabaya menggelar pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Kegiatan yang berlangsung di area parkir Pura Segara ini menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi untuk menyaksikan jalannya arak-arakan.

Meski cuaca tampak mendung, semangat peserta tidak surut. Umat Hindu bersama warga tetap mengikuti pawai dengan penuh antusias, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan harmonis.

Berbagai ogoh-ogoh berukuran besar diarak keliling dengan penuh semangat. Karya seni tersebut tidak hanya menampilkan kreativitas, tetapi juga memiliki makna filosofis sebagai simbol sifat negatif yang harus disucikan menjelang pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Maria Theresia Ekawati Rahayu menegaskan pawai ogoh-ogoh memiliki nilai lebih dari sekadar tradisi budaya.

“Pawai ogoh-ogoh merupakan wujud kreativitas yang sarat makna, sebagai simbol penyucian diri dan alam semesta dari pengaruh negatif sebelum melaksanakan Catur Brata Penyepian,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Yayuk itu menjelaskan, momentum ini menjadi ajakan bagi masyarakat untuk melakukan refleksi diri, terutama dalam mengendalikan sifat-sifat negatif seperti ego, iri hati, dan dengki.

“Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk mengevaluasi diri agar dapat menciptakan kehidupan yang lebih harmonis,” jelasnya.

Ratusan umat Hindu di Surabaya menggelar pawai ogoh-ogoh untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |