jabar.jpnn.com, BANDUNG - Kematian seorang pelajar SMAN 5 Bandung bernama Muhammad Fahdly Arjasubrata, meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya dan pihak sekolah.
Fahdly meninggal dalam kondisi tergeletak di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, pada Jumat (13/3/2026) malam. Ada dugaan tewasnya pelajar kelas 11 ini dikarenakan tindak penganiayaan oleh kelompok pelajar dari sekolah lain.
Sebagai bentuk solidaritas, sejumlah pelajar yang merupakan teman dari korban, siang tadi melakukan prosesi tabur bunga di tempat kejadian perkara (TKP).
Pantauan JPNN di lokasi, tampak alumni dan siswa SMAN 5 ini mengenakan pakaian serba hitam. Mereka menaburkan bunga di sebuah pohon yang jadi saksi meninggalnya Fahdly.
Teman-teman almarhum ini menaburkan bunga berwarna merah dan menaruh beberapa tangkai bunga matahari, lili, mawar, dan lainnya. Aksi tabur bunga berjalan khidmat dan singkat.
Tak lama, mereka pun membubarkan diri.
Ben Ali (17), salah seorang teman sekolahnya, masih sulit mempercayai kabar duka tersebut. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang selalu bersikap ramah kepada teman-temannya.
"Almarhum dikenal sebagai orang yang friendly, banyak temennya. Orangnya murah senyum, disayangi sama banyak temennya," ujar Ben saat ditemui di rumah duka di kawasan Pharmindo, Kota Cimahi.


















































