jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pembongkaran 125 bangungan liar (bangli) yang berdiri di atas bantaran Sungai Kalianak ditargetkan selesai pada Mei 2025.
Pada tahap awal, Satpol PP Surabaya telah melakukan pembongkaran 42 bangli pada Senin (19/5). Kemudian pada tahap dua, kembali menertibkan 56 bangli.
Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya Irna Pawanti menjelaskan pembongkaran 56 bangli itu berada di dua wilayah, yakni Kecamatan Krembangan dan Asemrowo.
"Hari ini ada sekitar 56 bangunan pembongkaran sampai dengan STA 3+00. Jadi berada di dua wilayah, yakni Kecamatan Krembangan dan Asemrowo," kata Irna, Rabu (21/5).
Irna mengungkapkan penertiban akan terus berlangsung hingga Jumat (23/5) dengan menyasar hingga titik Station atau STA 4+00. Dalam proses tersebut, pihaknya menargetkan total 89 bangunan untuk ditertibkan.
"Target kami 89 bangunan yang warganya ini sekarang sedang kami buat janji, kapan bongkar atau butuh bantuan untuk pemotongan tulang atau beton, ataukah dia mungkin ada yang ragu-ragu (bongkar), mungkin belum ada tanda silang atau penandaan," terangnya.
Menurut Irna, belum semua bangunan memiliki penandaan karena keterbatasan sinyal komunikasi saat pendataan di lokasi yang sangat padat.
"Nah, itu bisa kami fasilitasi. Target di bulan Mei 2025, kami sampai dengan STA 4+00. Insyaallah ada 125 bangunan yang nanti akan kita selesaikan," ujarnya.