jabar.jpnn.com, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar Festival Ngadulag dan Takbir Keliling pada malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dibagi ke dalam tiga zona guna menjangkau partisipasi masyarakat secara lebih luas.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa festival ini digelar sebagai upaya mengembalikan marwah malam Idulfitri melalui tradisi menabuh bedug atau dikenal dengan istilah ngadulag.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kekhidmatan malam kemenangan dengan tradisi yang sarat nilai budaya dan religius,” ujarnya di Karawang, Jumat (20/3).
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Karawang menggandeng masyarakat sebagai mitra, termasuk generasi muda, agar tradisi tersebut tetap lestari.
Pembagian Zona Kegiatan
Festival Ngadulag dan Takbir Keliling dibagi menjadi tiga zona, dengan rincian sebagai berikut:
Zona 1
Meliputi Kecamatan Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Karawang Barat, Karawang Timur, Tegalwaru, Pangkalan, Klari, Purwasari, Majalaya, dan Ciampel.
Lokasi kegiatan dipusatkan di depan Kantor Bupati Karawang.


















































