jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten Sleman menerima bantuan kesiapsiagaan bencana berupa buffeer stock logistik senilai Rp 178.817.000 pada Kamis (22/1).
Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial RI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Adapun perincian bantuan terdiri dari 100 paket sembako, 100 paket makanan siap saji, 100 lembar selimut, 100 lembar matras, 1000 lembar masker, lima unit chain saw dan 100 buah sandbag.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan upaya pencegahan bencana ditekankan pada penguatan kapasitas masyarakat sebelum terjadinya bencana.
“Masyarakat didorong untuk memahami risiko di wilayahnya, mengetahui jalur evakuasi, serta memiliki kemampuan dasar mitigasi bencana," kata Harda.
Sebagai wujud nyata penguatan kapasitas masyarakat sebelum terjadi bencana, 86 kalurahan di Kabupaten Sleman telah ditetapkan sebagai Kalurahan Tangguh Bencana melalui bimbingan dan pendampingan.
"Selain itu, kami juga mengembangkan Satuan Pendidikan Aman Bencana agar kesadaran kebencanaan tertanam sejak dini," katanya.
Pihaknya juga mengembangkan Sistem Informasi Sleman Tanggap Bencana atau SIMANTAB, seiring berkembangnya teknologi.




.jpeg)












































