jabar.jpnn.com, DEPOK - Pemerintah Kota Depok bersama aparat keamanan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026 tingkat kota guna memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Apel tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pengamanan Lebaran tahun ini melibatkan sebanyak 675 personel gabungan dari berbagai unsur.
Personel yang terlibat berasal dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta unsur Pramuka.
“Polres Depok bersama tim gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan Pramuka siap membantu menyukseskan pengamanan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Mangnguluang.
Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di tujuh titik pengamanan yang tersebar di sejumlah wilayah strategis di Kota Depok.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan di antaranya kawasan Jalan Juanda, Cinere, Grand Depok City (GDC), Bojongsari, serta Kukusan.
Titik-titik tersebut dinilai sebagai area dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi selama periode libur Lebaran.
“Personel gabungan akan dibagi di tujuh titik pengamanan di Kota Depok, seperti di Juanda, Cinere, GDC, Bojongsari, Kukusan, dan beberapa titik lainnya,” jelasnya.


















































