jakarta.jpnn.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) terus berusaha memperluas jangkauan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).
Pemkot Jakbar menargetkan 18.531 siswa sekolah dasar (SD) se-Jakarta Barat mengikuti vaksinasi HPV pada 2026.
“Target ini mencakup seluruh sekolah se-Jakarta Barat untuk mencegah kanker serviks, kanker anal, dan kanker oral yang disebabkan oleh virus HPV,” ujar Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Sahruna, Senin (3/8).
Dia menjelaskan perluasan sasaran vaksinasi itu dilakukan sebagai upaya memberikan perlindungan yang lebih luas terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus HPV.
“Sebenarnya, tujuannya, sih, tetap sama, ya. Kita ingin mencegah penyakit kanker, karena penularannya itu bisa melakukan hubungan seksual, baik laki-laki dan perempuan,” kata Sahruna.
Menurut dia, anak usia sekolah memiliki respons imun lebih kuat dibandingkan saat sudah dewasa. Karena itu, pihaknya memilih untuk memberikan vaksin HPV pada usia sekolah guna mencegah risiko penyakit.
“Sehingga perlindungan pada anak menjadi lebih optimal. Selain itu, juga dapat meningkatkan cakupan imunisasi karena menjangkau lebih banyak anak dalam waktu bersamaan,” terang Sahruna.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Ananda menjelaskan pada pelaksanaan di SDN Meruya Utara 02, sasaran vaksinasi meliputi siswa kelas 1, kelas 2, dan kelas 5.


















































