jabar.jpnn.com, DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana menghadirkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Depok di kawasan Masjid Agung yang berada dekat dengan Terminal Jatijajar.
Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, peninjauan dilakukan sekaligus untuk melihat potensi pemanfaatan bangunan masjid yang baru selesai dibangun agar bisa digunakan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.
“Kami sedang merencanakan agar kantor urusan haji dan umrah bisa hadir di area masjid ini. Bangunannya sudah sangat memadai, jadi tinggal dimaksimalkan saja,” ucapnya.
Menurutnya, Kantor Kemenhaj Kota Depok direncanakan berada di dalam satu kesatuan bangunan masjid.
Kantor akan ditempatkan di lantai bawah bersama DKM, sementara area ibadah berada di lantai atas.
Dengan begitu, tidak diperlukan pembangunan gedung baru.
“Kalau kami maksimalkan ruang yang sudah ada, tidak perlu lagi anggaran tambahan. Tinggal penyekatan ruangan saja, tentu nanti kita koordinasikan dengan Kementerian Haji dan Umrah,” terangnya.
Dirinya menilai, bangunan masjid tersebut sangat representatif karena memiliki aula yang luas, ruang-ruang kantor, hingga perpustakaan yang bisa dialihfungsikan sementara untuk mendukung operasional kantor haji dan umrah.


















































