jpnn.com - Pembalap Maverick Viñales mengungkapkan penyesalannya atas keputusan meninggalkan Yamaha Motor Company pada pertengahan musim 2021.
Pengakuan itu dia sampaikan sambil merefleksikan perjalanan kariernya di ajang MotoGP, yang penuh dengan keputusan berani—dan terkadang emosional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Viñales dikenal sebagai salah satu pembalap yang cukup sering membuat langkah mengejutkan di bursa transfer.
Setelah berpisah dengan Yamaha di tengah musim 2021, dia melanjutkan karier bersama Aprilia sebelum akhirnya kini membela KTM.
Namun melihat ke belakang, keputusan meninggalkan Yamaha ternyata menyisakan penyesalan.
Dalam wawancaranya dengan media Spanyol Motosan, Viñales mengakui bahwa langkah tersebut diambil dalam situasi yang penuh tekanan emosional.
“Ketika saya meninggalkan Yamaha, saya menyesalinya,” ujar rider berpaspor Spanyol itu.
Dia menjelaskan saat itu dirinya berada dalam dilema besar.




















































