Pengamat Anggap Partai Besar dan Menengah Beda Keinginan Soal Ambang Batas Parlemen

2 hours ago 18

Pengamat Anggap Partai Besar dan Menengah Beda Keinginan Soal Ambang Batas Parlemen

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pengamat politik jebolan Universitas Andalas (Unand) Padang Arifki Chaniago. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai partai peserta pemilu 2024 sebenarnya punya keinginan berbeda menyikapi parlementary threshold atau ambang batas parlemen.

Arifki memprediksi partai tiga besar pada Pemilu 2024 sebenarnya menginginkan ambang batas parlemen tetap sama empat persen.

"Kepentingan bagi partai tiga besar, Gerindra, PDIP, dan Golkar, ini akan mempersempit bagaimana parlementary threshold itu menjadi tetap empat persen," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (22/1).

Sementara itu, Arifki menduga partai menengah atau di luar tiga besar pada Pemilu 2024 menginginkan ambang batas parlemen tak anjlok dari empat persen.

"Partai menengah, itu mereka berharap tidak turun jauh," katanya.

Sebab, kata Arifki, partai menengah atau di luar tiga besar pada Pemilu 2024 tak ingin ambang batas anjlok yang memungkinkan parpol kecil naik kelas.

"Ketika turun jauh, membuka ruang partai kecil untuk naik ke atas menjadi partai menengah, saya rasa ini menjadi menarik," ujarnya.

Hanya saja, Arifki menilai tarik-menarik soal ambang batas parlemen perlu dilihat dari niat DPR untuk merangkul atau membatasi pihak lain.

Pengamat politik Arifki Chaniago menyebut partai menengah atau di luar tiga besar pada Pemilu 2024 tak ingin ambang batas anjlok dari 4 persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |