Peran Orang Tua Jadi Kunci Pengawasan Digital Anak

2 hours ago 14

Selasa, 20 Januari 2026 – 23:00 WIB

Peran Orang Tua Jadi Kunci Pengawasan Digital Anak - JPNN.com Jatim

dinas Pendidikan (Dispendik) terus mendorong keterlibatan aktif wali murid dalam pengawasan penggunaan gawai pada anak. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Peran orang tua dinilai menjadi faktor paling menentukan dalam menjaga anak dari paparan konten negatif di dunia digital. Maka dari itu, dinas Pendidikan (Dispendik) terus mendorong keterlibatan aktif wali murid dalam pengawasan penggunaan gawai pada anak.

Komitmen itu diwujudkan melalui sosialisasi pembatasan penggunaan gawai yang digelar di SMP Negeri 44 Surabaya, Selasa (20/1). Ratusan wali murid hadir untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai risiko penggunaan gawai tanpa pengawasan serta cara mendampingi anak di era digital.

Kepala Dispendik Surabaya Febrina Kusumawati menegaskan bahwa sekolah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengontrol aktivitas digital siswa. Menurutnya, pengawasan paling efektif justru terjadi di lingkungan keluarga, tempat anak lebih banyak menghabiskan waktu.

“Pengawasan gawai tidak cukup hanya di sekolah. Di rumah, orang tualah yang paling berperan memastikan anak menggunakan teknologi secara sehat dan aman,” ujar Febrina.

Dia menjelaskan, Dispendik sengaja melibatkan wali murid secara langsung agar orang tua memahami substansi kebijakan pembatasan gawai, termasuk risiko konten negatif yang beredar luas di media sosial dan internet.

Dalam sosialisasi tersebut, orang tua dibekali pengetahuan untuk mengenali aplikasi, situs, hingga simbol digital yang berpotensi membahayakan anak. Selain itu, orang tua juga diarahkan untuk membangun komunikasi yang terbuka agar anak tidak merasa diawasi secara berlebihan, namun tetap terlindungi.

Febrina menekankan pendekatan pengawasan harus diimbangi dengan kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Dengan menjadi 'sahabat' bagi anak, orang tua diharapkan mampu mendeteksi perubahan perilaku maupun aktivitas digital yang mencurigakan sejak dini.

“Teknologi tidak bisa dihindari, tapi pengawasan dan pendampingan harus kuat. Orang tua perlu hadir, bukan hanya melarang, tetapi juga memahami dunia digital anak,” tuturnya.

Dispendik Surabaya ajak orang tua awasi penggunaan gawai pada anak untuk menghindari paparan negatif

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |