jatim.jpnn.com, LAMONGAN - Persela Lamongan harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0 melawan pemuncak klasemen sementara Barito Putra pada lanjutan Pegadaian Championship 2025–2026 di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (11/1).
Tambahan satu poin dari laga tersebut membuat kedua tim sama-sama memperbaiki perolehan angka setelah pertandingan berjalan ketat hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Berdasarkan statistik pertandingan, Persela tampil dominan dengan penguasaan bola 61 persen, berbanding 39 persen milik Barito Putra. Tim tuan rumah melepaskan enam tembakan, namun hanya satu yang mengarah tepat ke gawang.
Sementara itu, Barito Putra mencatatkan tujuh tembakan dengan satu peluang tepat sasaran. Pertandingan berlangsung keras dengan total 27 pelanggaran, masing-masing tujuh pelanggaran dilakukan Persela dan 20 pelanggaran oleh tim tamu.
Wasit mengeluarkan empat kartu kuning, terdiri atas satu kartu untuk Persela dan tiga kartu untuk Barito Putra. Selain itu, Barito Putra juga harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemainnya menerima kartu merah. Persela memperoleh tiga tendangan sudut, sedangkan Barito Putra mencatatkan empat sepak pojok.
Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti menilai satu poin dari laga melawan pemimpin klasemen merupakan hasil yang patut disyukuri. Dia memuji kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang para pemainnya sepanjang pertandingan.
“Melawan tim pemuncak klasemen, pemain bekerja keras dan disiplin. Ini modal bagus ke depan,” kata Bima Sakti.
Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu menambahkan, Persela akan melakukan evaluasi menyeluruh menjelang tiga laga tandang beruntun melawan PSS Sleman, PSIS Semarang, dan Persipal Palu.



















































