jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menandatangani kerja sama Jasa Penyewaan Kapal dan Pengelolaan Ship-to-Ship (STS) Proyek Fatty Acid Methyl Ester (FAME) Balikpapan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (19/5).
Kolaborasi tripartit ini dilakukan PTK bersama PT Pertamina Patra Niaga serta para mitra kerja yang merupakan anggota dari Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BUBBN) dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI).
Pada kegiatan ini, PTK berperan sebagai penyedia jasa penyewaan kapal dan sarana operasional pendukung.
Diharapkan, kiprah PTK sebagai perusahaan logistik energi maritim dapat berkontribusi pada kelancaran rantai pasok energi nasional, melalui penyediaan layanan maritim yang terintegrasi, andal, aman, dan berkelanjutan.
Direktur Pemasaran PT Pertamina Trans Kontinental Albertus Budi Anto Santosa menyampaikan kerja sama ini merupakan langkah strategis PTK dalam memperkuat peran perusahaan sebagai penyedia layanan maritim terintegrasi bagi sektor energi nasional.
“Kolaborasi ini memperkuat bisnis Integrated Maritime Solution melalui layanan marine services, support vessel, port operation, dan shorebase yang andal dalam mendukung kebutuhan energi nasional,” ujar Albertus.
Pada kerja sama ini, PTK akan menyediakan dan mengoperasikan Floating Storage, Harbour Tug, Shuttle Vessel, beserta tenaga kerja, peralatan, dan fasilitas pendukung lainnya guna memastikan kelancaran distribusi dan pengelolaan logistik FAME 2026.
Melalui sinergi ini, PTK berharap dapat mendukung proses transfer muatan melalui metode Ship-to-Ship (STS) secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, keandalan operasional, serta prinsip operational excellence di seluruh rangkaian kegiatan.






.jpeg)















































