Petir Ngambek

2 hours ago 18

Oleh: Dahlan Iskan

Petir Ngambek

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - SIAPA yang bilang mengambek itu tidak penting? Mengambek itu childish? Tidak dewasa? Tidak profesional?

Joao Mota sudah membuktikan: mengambek adalah senjata yang ampuh. Nama lengkapnya Joao Angelo de Sousa Mota.

Petir Ngambekdr Joao Angelo De Sousa Mota --

Terbukti, setelah sukses menggunakan senjata ‘ngambeknya itu, Joao mendapat apa pun yang ia inginkan, bahkan yang tidak ia inginkan.

Tentu tidak semua cara mengambek bisa berhasil. Istri saya pernah mengambek tidak mau makan. Saya pura-pura tidak tahu kalau dia mengambek. Akhirnya dia malu-malu makan sendiri.

Joao termasuk orang yang pintar: mengambeknya lewat media. Alasan mengambeknya pun melankolis: ia mengaku sejak kecil diajari moral yang tinggi di agamanya. Harus memegang amanah. Juga harus menjadi orang yang penuh tanggung jawab.

Timor Timur, tempat Joao lahir dan dibesarkan, memang daerah yang amat agamis –ibarat Aceh untuk Islam. Di daerah itu ia saling kenal dengan Prabowo Subianto –saat anggota Kopassus itu bertugas di sana. Lalu bersahabat.

Setelah Timor Timur merdeka menjadi Timor Leste, Joao menjadi pengusaha di Timor Barat, Nusa Tenggara Timur. Ia bergerak di bidang pertanian. Ia memiliki lahan luas yang ditanami banyak jenis hasil bumi.

Ketika Prabowo terpilih menjadi presiden, Joao mendapat jabatan direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Perusahaan itu asalnya BUMN Karya, PT Yodya Karya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |