bali.jpnn.com, DENPASAR - PT. PLN (Persero) memperkuat kesiapsiagaan sistem kelistrikan nasional dan wilayah Bali menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal ini untuk meminimalkan potensi gangguan serta menjaga kenyamanan masyarakat dalam beribadah dan beraktivitas selama periode hari raya.
General Manager PLN UID Bali Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan daya mampu sistem Bali sebesar 1.451 MW.
“Proyeksi beban puncak 1.194 MW, sementara cadangan daya 257 MW atau sekitar 17,7 persen,” ujar Eric Rossi Priyo Nugroho dilansir dari Antara.
Sistem Nusa Penida juga dalam kondisi terkendali dengan cadangan daya 14,5 persen .
PLN UID Bali menetapkan masa siaga 14-29 Maret 2026 dengan pembatasan pekerjaan terencana kecuali dalam kondisi darurat guna menjaga stabilitas sistem.
Sebanyak 71 posko siaga dengan dukungan 1.103 personel disiapkan, termasuk pengamanan pada 58 masjid prioritas, pelabuhan, bandara, serta lokasi umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Idulfitri.
Eric Rossi menjelaskan, margin cadangan sistem bersifat dinamis mengikuti pola beban, jadwal pemeliharaan pembangkit, dan pertumbuhan konsumsi listrik.

















































