POGI Dorong Kolaborasi Asia-Oseania untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

8 hours ago 17

Selasa, 14 April 2026 – 10:45 WIB

POGI Dorong Kolaborasi Asia-Oseania untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi - JPNN.com Jabar

Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menggelar Fun Walk guna meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kesehatan perempuan. Foto: Source for JPNN.

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Angka kematian ibu dan bayi di kawasan Asia-Oseania masih menjadi pekerjaan rumah besar. Berbagai tantangan kesehatan reproduksi pun belum sepenuhnya teratasi.

Menjawab hal itu, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mengambil langkah strategis dengan menjadi tuan rumah AOFOG Executive Board Meeting dan Action Plan Meeting 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta pada 10–12 April 2026. Tak hanya forum ilmiah, POGI juga menggelar SPRIN Fun Walk guna meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kesehatan perempuan.

Ketua Umum POGI Budi Wiweko menegaskan, kolaborasi lintas negara menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

"Tantangan seperti stunting, kematian ibu dan bayi, hingga kanker serviks bukanlah isu yang bisa diselesaikan secara mudah. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara organisasi profesi dan pemerintah," ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (14/4).

Menurut dia, forum tersebut merupakan bagian dari implementasi program strategis POGI, yakni SPRIN (Selamatkan PeRempuan INdonesia).

Program itu berfokus pada penguatan edukasi, layanan, serta perlindungan kesehatan perempuan di setiap tahap kehidupan.

Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Siti Nia Nurhasanah Sjarifudin, mengapresiasi inisiatif tersebut.

POGI bersama AOFOG, mereka merapatkan barisan demi menekan angka kematian ibu dan bayi lewat gerakan nasional SPRIN.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |