jatim.jpnn.com, MALANG - Polresta Malang Kota terus mendalami kasus kekerasan terhadap siswa SMA Taruna Nala Malang yang dilakukan oleh dua orang senior di lingkungan asrama sekolah.
Peristiwa itu terjadi pada 16 Juni 2024 di kompleks sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kini, kasus tersebut telah memasuki tahap penyidikan.
“Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Satreskrim dan telah naik ke tahap penyidikan,” kata Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto Selasa (13/5).
Sebagai bagian dari proses penyidikan, penyidik berencana memanggil sejumlah pihak yang relevan untuk dimintai keterangan.
“Pekan depan, kami menjadwalkan pemanggilan Kepala Sekolah untuk dimintai keterangan,” jelas Yudi.
Pihak kepolisian juga masih mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperkuat konstruksi hukum kasus ini.
Terkait kabar pencabutan keterangan oleh tujuh saksi yang sebelumnya telah diperiksa, Yudi memastikan bahwa proses hukum tidak akan terpengaruh.
“Para saksi tetap akan diperiksa ulang karena memiliki keterkaitan signifikan dalam perkara ini,” pungkasnya. (mcr12/jpnn)