jateng.jpnn.com, SEMARANG - Kota Semarang, Jawa Tengah baru saja diguyur hujan lebih dari lima jam pada Kamis (15/1) sore hingga malam.
Kondisi itu menyebabkan genangan banjir di sejumlah titik pada Jumat (16/1) dini hari. Bahkan, banjir sempat membuat Jalan Pantura Semarang-Kendal di Mangkang lumpuh sementara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kota Semarang, Jumat (16/1).
Dalam peringatan dini cuaca disebutkan bahwa hujan intensitas sedang hingga lebat akan disertai kilat atau petir dan angin kencang melanda 16 kecamatan di Ibu Kota Jawa Tengah itu.
"Pagi hingga siang berawan, berpotensi hujan ringan. Sore ke awal malam akan hujan ringan hingga sedang," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida.
Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. Kondisi tersebut diperkirakan sampai menjelang malam.
"Angin dari arah barat dengan kecepatan 10-30 km/jam. Suhu udara berkisar antara 26-32 derajat celsius dan kelembapan udara berkisar 60-90 persen," ujarnya.
Dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, puting beliung, pohon tumbang, dan jalan licin.

















































