jpnn.com, BUKITTINGGI - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Baznas Microfinance Desa (BMD) Bukittinggi berhasil memberdayakan Yulia Tuntina, pedagang makanan di kantin sekolah Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, hingga mampu meningkatkan omzet usaha menjadi Rp40 juta per bulan.
Yulia Tuntina, penerima manfaat BMD Bukittinggi, menyampaikan apresiasi atas bantuan modal serta pendampingan usaha yang diberikan Baznas. Ia menyebut dukungan tersebut membawa perubahan besar pada usaha makanan dan minuman yang digelutinya.
“Sebelum mendapat bantuan, omzet usaha saya hanya Rp20 juta per bulan. Setelah pendampingan Baznas, omzet naik menjadi Rp40 juta per bulan,” ujar Yulia, dalam keterangannya, Selasa (20/1).
Yulia menuturkan, peningkatan omzet tersebut turut memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan para muzaki karena bantuan yang diterima membuat usahanya semakin berkembang dan berdaya saing.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengapresiasi capaian Yulia yang dinilai mampu memanfaatkan bantuan secara optimal.
Saidah menjelaskan, Yulia yang berdagang aneka gorengan, menu sarapan, dan minuman di kantin sekolah, menunjukkan perkembangan signifikan sejak menjadi mustahik binaan Baznas.
Menurut Saidah, keberhasilan tersebut menjadi bukti efektivitas zakat produktif dalam mendorong UMKM naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.






















































