jpnn.com, JOGJA - PSIM Yogyakarta menciptakan persaingan khusus untuk para pemain asingnya yang akan mengarungi Super League 2026/2027.
Kini, klub berjuluk Laskar Mataram itu memiliki 11 pemain asing.
Namun, regulasi membuat tidak semuanya bisa tampil bersamaan. Hanya sembilan pemain asing yang bisa masuk daftar susunan pemain (DSP).
Itu pun masih ada pembatasan lain. Sebab, maksimal tujuh pemain asing yang diperbolehkan berada di lapangan.
Situasi tersebut otomatis membuat persaingan internal PSIM makin sengit. Setiap pemain asing harus menunjukkan performa terbaiknya agar tidak tersisih dari pilihan tim pelatih.
Manajer PSIM Yogyakarta M. Iksan Mahar mengatakan perekrutan 11 pemain asing untuk tim asuhannya bukan tanpa alasan. Tambahan tersebut disiapkan untuk memperkuat sejumlah sektor yang dinilai masih memiliki celah pada musim sebelumnya.
"Memang sejauh ini tambahan itu untuk menutupi lubang ataupun kekurangan kita di musim lalu," kata Iksan saat dihubungi jpnn.com melalui telepon, Minggu (23/8/2026).
PSIM mendatangkan beberapa pemain asing itu untuk memperkuat posisi yang dianggap membutuhkan peningkatan, antara lain, sektor gelandang, bek kiri, hingga lini depan.






















































