Roadshow Nasional, Tiyo-Dhana Sosialisasikan Gagasan Baru untuk Generasi Muda

6 hours ago 53

jpnn.com, SOLO - Sosok Tiyo Ardianto dikenal sebagai sosok "the rising star" dalam gerakan mahasiswa Indonesia saat ini. Sementara Dhana Baswara, belum banyak dikenal. Namun ketika keduanya bertemu dan berdiskusi panjang di Solo, Sabtu (22/8), lahirlah gagasan strategis yang berpotensi mengubah paradigma berpikir generasi muda Indonesia.

Gagasan ini sekaligus bisa menjadikan duet Tiyo–Dhana sebagai "the next duo rising stars" yang siap menjadi bagian dari stok kepemimpinan nasional di era Indonesia Emas 2045.

Dhana Baswara, penguasaan kebijakan publik dari Universitas Sussex, Inggris, dan Tiyo Ardianto, mahasiswa Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta, sama-sama berada di rentang usia yang sejalan. Begitu bertemu dalam diskusi tertutup di Solo, keduanya langsung menemukan keselarasan pemikiran atau kimia yang kuat.

Tiyo yang sedang menyelesaikan skripsinya banyak mengeksplorasi pengalaman Dhana selama menempuh pendidikan di Inggris. Dhana menjelaskan bahwa salah satu hal menarik yang ia temukan di Inggris adalah bagaimana masyarakatnya, meskipun terbuka dan liberal, tetap teguh menjaga tradisi.

Tidak semua orang di Inggris menyukai anggota keluarga kerajaan, namun secara umum masyarakat sangat menghormati sistem monarki-parlementer yang demokratis sebagai bagian dari warisan budaya nasional.

Tiyo pun tertarik mendalami sistem sosial dan politik tersebut. Ia melihat bahwa Indonesia dan Inggris sama-sama negara kepulauan, oleh karena itu, seharusnya Indonesia bisa belajar cara "berpikir kepulauan" seperti yang diterapkan di Inggris. Dari sinilah keduanya merumuskan konsep "Archipelagic Thinking" atau berpikir kepulauan sebuah kerangka berpikir yang mensyaratkan pemahaman menyeluruh terhadap karakter negara kepulauan yang majemuk.

Konsep ini menuntut adanya kesadaran penuh atas keberagaman dan kekhasan setiap daerah dari pemerintah pusat, sehingga lahir kebijakan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, bukan seragam satu untuk semua. Selama ini, menurut mereka, kebijakan pemerintah Indonesia cenderung bersifat "one size fits all" satu standar diterapkan ke seluruh negeri, mengabaikan keunikan dan kekayaan tiap daerah.

Untuk menyosialisasikan gagasan ini, Tiyo dan Dhana merancang roadshow nasional ke berbagai daerah di Indonesia. Mereka ingin bertemu dengan generasi milenial dan Generasi Z untuk menyerap aspirasi langsung dari anak muda mengenai masa depan Indonesia.

"Kami akan lebih banyak mendengar daripada berbicara. Kita ingin mendalami pemikiran anak muda dari seluruh Indonesia mengenai masa depan daerah mereka," ujar Tiyo, Minggu (23/8)

"Kami ingin mendalami pemikiran anak muda dari seluruh Indonesia mengenai masa depan daerah mereka," timpal Dhana.

Format program ini masih akan dibicarakan lebih lanjut bisa berupa bincang terbuka, siniar (podcast), dokumenter, maupun format lainnya. Dhana, yang kini merintis portal media dan siniar RayaTimes, bersedia menjadikan platform tersebut sebagai mitra media. Ia juga sedang merancang skema pendanaan untuk mendukung pelaksanaan Roadshow Archipelagic Thinking.

Tiyo yang dikenal berpikir kritis menyampaikan bahwa bangsa Indonesia memang telah terbiasa dengan kesulitan. Namun, krisis moral dan etika yang melanda kalangan elite belakangan ini yang memicu korupsi masif telah mencapai tingkat yang memerlukan perubahan mendasar.

"Krisis ini sudah sangat akut, untuk menyelesaikannya harus dipotong satu generasi. Kami tidak bisa mengharapkan perubahan terjadi dari generasi sekarang, kami harus menyiapkan generasi masa depan," tegas Tiyo.

Oleh karena itu, dia berjuang menyiapkan fondasi bagi generasi baru yang akan memimpin di tahun 2045, dimulai dari perubahan pola pikir anak muda. Keberagaman sosial-budaya yang kaya adalah modal sosial yang luar biasa, dan kekayaan alam yang melimpah adalah modal ekonomi yang dahsyat.

"Di tangan generasi muda yang punya kesadaran moral dan budaya yang tinggi, potensi Indonesia Emas bisa terwujud," pungkas Tiyo. (cuy/jpnn)

Read Entire Article
| | | |