jpnn.com, JAKARTA - Menjelang pukul lima sore, pelataran depan Masjid Al Ikhlas PIK2 mulai dipadati warga.
Deretan tenda putih berdiri rapi di sepanjang Riverwalk Island. Di bawahnya, para pelaku UMKM sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti.
Untuk pertama kalinya, Ramadan Fest digelar di lokasi ini. Bukan sekadar bazar musiman, seluruh tenant yang terlibat merupakan UMKM binaan program CSR PIK2.
Konsepnya sederhana: menghadirkan suasana berburu takjil yang meriah sekaligus membuka akses pasar langsung bagi pelaku usaha kecil.
Pilihan kuliner yang ditawarkan cukup beragam. Dari gorengan klasik, cireng isi ayam, sate padang dengan kuah kental berbumbu pekat, hingga nasi kebuli beraroma rempah. Ada pula sate bandeng yang jarang ditemui, serta minuman segar untuk berbuka. Rentang harga Rp2.000 hingga Rp25.000 membuat bazar ini menjangkau berbagai kalangan.

Secara sosial, kehadiran Ramadan Fest menciptakan simpul interaksi baru di kawasan PIK2. Pengunjung tidak hanya datang untuk membeli makanan, tetapi juga menikmati suasana senja Ramadan di depan masjid yang baru diresmikan awal tahun ini.
Dwi Lestari (28), seorang pekerja kreatif yang tinggal di apartemen sekitar PIK2, menilai lokasi bazar menjadi nilai tambah tersendiri.




















































