jpnn.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penambahan sekitar 9,9 juta investor pasar modal dalam kurun 7,5 bulan pada 2026.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan saat ini jumlah investor mencapai sekitar 30,2 juta.
Penambahan tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia.
“Penambahan investor 9,9 juta adalah pertumbuhan tertinggi dalam sejarah pasar modal Indonesia,” kata Jeffrey di Jakarta, Senin (10/8).
BEI juga mencatat jumlah investor pasar modal mencapai sekitar 30,27 juta per 7 Agustus 2026, meningkat dari sekitar 20,34 juta pada 2025.
Menurut BEI, 9,9 juta investor baru sepanjang 2026. Jumlah tersebut merupakan total investor pasar modal yang mencakup investor pada instrumen saham, obligasi, dan reksa dana.
“Pertumbuhan basis investor terjadi di tengah tekanan yang dihadapi pasar modal domestik sepanjang tahun berjalan,” jelas Jeffrey.
Hingga 7 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 25,87 persen secara tahun berjalan (year-to-date).






















































