RI Bakal Rugi Rp 39 Triliun Gegara Impor 150 Ribu Pikap dari India

3 hours ago 14

RI Bakal Rugi Rp 39 Triliun Gegara Impor 150 Ribu Pikap dari India

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi pabrik mobil listrik. Foto: ridha/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan ada potensi kerugian ekonomi Rp 39 triliun akibat impor pikap 150 ribu dari India.

Kemudian, juga terdapat memangkas surplus industri otomotif hingga Rp 21,67 triliun, mengurangi pendapatan tenaga kerja seluruh rantai pasok industri otomotif hingga Rp 17,39 triliun, dan menekan penerimaan pajak bersih hingga Rp 240 miliar.

“Studi CELIOS mengungkap adanya potensi kerugian ekonomi Rp 39 triliun karena importasi 105 ribu pikap yang dilakukan Agrinas,” ujar Bhima dikutip Jumat (27/2).

Bhima menjelaskan dari kerugian ekonomi tersebut juga berpotensi menambah angka pengangguran di dalam negeri.

“Sementara ada kehilangan tenaga kerja 330 ribu orang karena tidak bisa bersaing dengan produsen mobil lokal,” katanya.

Terpisah, Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan seharusnya PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) tak perlu melakukan impor ratusan pikap untuk menunjang Koperasi Merah Putih.

Said mengatakan impor ini perlu dipikirkan ulang, terlebih pembelian pikap itu berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Rencana pembelian mobil ini memakai APBN dan bersifat multiyears. Dengan struktur APBN yang terbatas ruang fiskalnya, harusnya setiap pembelian barang dan jasa memakai uang APBN diperhitungkan manfaat ekonominya," ujar Said.

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan ada potensi kerugian ekonomi Rp 39 triliun akibat impor pikap

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |