jpnn.com, KOTA BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Perumda Pasar Pakuan dan Bank Kota Bogor untuk membahas rencana kerja dan anggaran Tahun 2026.
Rapat tersebut dihadiri seluruh anggota Komisi II DPRD Kota Bogor serta jajaran manajemen masing-masing BUMD sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, menegaskan pembahasan rencana kerja dan anggaran menjadi aspek penting dalam memastikan tata kelola BUMD berjalan optimal.
“Perencanaan yang matang dan realistis sangat diperlukan agar BUMD mampu memberikan kontribusi optimal bagi Pendapatan Asli Daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rifki, dalam keterangannya, Rabu (21/1).
Dalam rapat itu, Perumda Pasar Pakuan memaparkan program kerja 2026 yang mencakup pengelolaan dan revitalisasi pasar, peningkatan kebersihan, serta kesejahteraan pedagang.
Komisi II meminta setiap program disusun dengan mempertimbangkan efektivitas anggaran.
Sementara itu, Bank Kota Bogor memaparkan rencana bisnis dan anggaran 2026, termasuk strategi penguatan permodalan, peningkatan layanan perbankan, serta dukungan terhadap sektor UMKM.
Menutup rapat, Rifki kembali menegaskan komitmen DPRD Kota Bogor untuk mendorong pengelolaan BUMD yang profesional dan akuntabel.






















































