jpnn.com, JAKARTA - Persija Jakarta mencoba melupakan hasil buruk lawan Arema FC saat bertandang ke markas Bali United di laga lanjutan Super League 2025/26.
Pemain Persija, Dony Tri Pamungkas menilai kekalahan di kandang dengan skor 0-2 melawan tim berjuluk Singo Edan itu masih membekas.
Wajar skuad asuhan Mauricio Souza tampil di hadapan publik sendiri dan tekanan untuk raih poin penuh sangat tinggi.
Untuk itu adik kandung dari Joko Sasongko tersebut berupaya mencari obat pelipur lara dengan target raih kemenangan saat bertandang ke pulau Dewata.
“Kondisi ruang ganti pasti kami merasa sedih karena mengalami kekalahan di kandang.”
“Itu sudah lewat, kami tidak boleh mengulanginya lagi. Yang harus kami fokuskan sekarang adalah pertandingan berikutnya,” ujar pria kelahiran 11 Januari 2005 itu.
Dony melihat Persija sudah melupakan hasil buruk di laga terakhir melawan Arema FC.
Dengan persiapan yang dilakukan pemain asal Boyolali tersebut berharap tidak melakukan kesalahan-kesalahan kecil seperti di laga sebelumnya.




















































