jpnn.com, JAKARTA - Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno sukses membawa puluhan warga Kebumen peserta Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 berdaya lewat pelatihan produk inovatif bernilai ekonomi.
“Lewat workshop harapannya bisa meningkatkan peluang pendapatan bagi masyarakat desa khususnya Desa Lajer, Pagedangan dan Sinungrejo,” ungkap Sandiaga Uno dikutip, Jumat (20/2).
Kegiatan yang diprakarsai INOTEK Foundation dan YIS itu dilaksanakan di Balai Desa Lajer, Dukuh Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada 16-17 Januari 2026 lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 37 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kerajinan menandai dimulainya pelaksanaan Program Desa EMAS 2026 di Kebumen. Rangkaian Program Desa EMAS akan didampingi selama enam bulan.
“Kami juga ingin memberikan edukasi dan pengalaman praktik keterampilan pembuatan kerajinan pelepah pisang," ujar Sandiaga.
Program Desa EMAS juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa dan memberdayakan masyarakat melalui pengembangan produk unggulan yang berbasis potensi lokal.
"Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program ini dapat menjadi langkah signifikan menuju kemandirian ekonomi desa," tambah Sandiaga Uno.
Program Desa Emas Kebumen 2026 juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat desa. Kegiatan ini juga memberdayakan pelaku UMKM dengan pelatihan dan akses ke pasar serta mendorong perluasan pemasaran produk kerajinan agar lebih meluas.




















































