Satu Konten Viral Bisa Dimaknai Berbeda, Guru Besar UK Petra Kenalkan Metode Riset Ini

1 day ago 34

Jumat, 28 Agustus 2026 – 20:02 WIB

Satu Konten Viral Bisa Dimaknai Berbeda, Guru Besar UK Petra Kenalkan Metode Riset Ini - JPNN.com Jatim

Prof Gatut Priyowidodo menyampaikan orasi ilmiahnya mengenai Phenomenography Digital. Foto: Humas UK Petra

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Prof Drs Gatut Priyowidodo, M.Si., Ph.D., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar pertama bidang Ilmu Komunikasi Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya.

Prosesi pengukuhan berlangsung pada Kamis (27/8) mulai pukul 09.00 WIB di Auditorium Kampus Timur, Gedung Q UK Petra. Dalam orasi ilmiahnya, Prof Gatut memperkenalkan metode riset inovatif bertajuk Phenomenography Digital.

Secara sederhana, metode tersebut digunakan untuk memahami perbedaan pengalaman dan persepsi seseorang ketika berhadapan dengan fenomena yang sama di ruang digital.

Misalnya, satu konten viral yang sama dapat dilihat oleh banyak orang, tetapi memunculkan persepsi dan respons yang berbeda. Menurut Prof Gatut, perbedaan pengalaman manusia di ruang digital tersebut penting untuk dipetakan, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi yang makin pesat.

Akademisi yang telah menulis lebih dari 10 buku di bidang komunikasi itu mengembangkan metode tersebut untuk membedah variasi pengalaman manusia ketika berinteraksi dengan berbagai fenomena digital.

"Kita tengah berada di era Post-Truth digital, sebuah masa di mana batasan antara fakta dan opini menjadi kabur. Sesuatu yang tidak benar bisa dianggap sebagai kebenaran mutlak, hanya karena disebarkan secara terus-menerus dan didorong oleh subjektivitas atau keyakinan pribadi," jelasnya.

Menurut Prof Gatut, fenomena tersebut semakin relevan bagi generasi Z yang menjadikan ruang digital sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai topik menjadi bahan diskusi di ruang digital, mulai dari isu politik, program Makan Bergizi Gratis (MBG), drama Korea (drakor), drama China (dracin), musik, hingga tren olahraga seperti padel.

Phenomenography Digital kemudian dapat digunakan untuk memetakan bagaimana setiap individu mengalami dan merespons fenomena tersebut dengan latar belakang, pengalaman, serta persepsi yang berbeda.

Satu konten viral bisa memunculkan persepsi berbeda pada setiap orang. Prof Gatut mengenalkan Phenomenography Digital untuk membacanya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |