jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta menjamin ketersediaan stok pangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Masyarakat diminta tetap tenang karena pasokan dipastikan mencukupi kebutuhan selama masa Lebaran.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi mengungkapkan bahwa cadangan pangan yang berada di bawah kendali pihaknya saat ini berada dalam posisi yang sangat memadai.
Perincian stok pangan di DIY per Senin (9/3), yaitu beras 146 juta kilogram, minyak goreng 1,9 juta liter, dan gula pasir 130 ribu kilogram.
"Stok pangan yang dikuasai Bulog Kanwil Yogyakarta saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panic buying karena pasokan akan terus kami jaga," tegas Dedi.
Selain memastikan jumlah fisik di gudang aman, Bulog juga gencar melakukan intervensi pasar untuk menjaga daya beli masyarakat.
Upaya ini dilakukan melalui operasi pasar untuk menyalurkan komoditas langsung ke titik-titik krusial dan pasar murah guna memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau.
Sejalan dengan Bulog, Pemerintah DIY juga memperkuat lini pengawasan. Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah bergerak memantau ketersediaan stok hingga tingkat kabupaten/kota.
"Kami mengintensifkan pemantauan di seluruh lini, mulai dari gudang distributor, pasar tradisional, ritel modern, hingga ke tingkat produsen," ujar Ni Made.

















































