Sekber GKSR Tidak Rela Suara Rakyat Hilang Setiap Pemilu

18 hours ago 46

Sekber GKSR Tidak Rela Suara Rakyat Hilang Setiap Pemilu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

FOTO Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (OSO) dan tujuh pimpinan partai politik nonparlemen. FOTO: Dok GKSR

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan tujuh pimpinan partai politik nonparlemen meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) di Jalan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

OSO menegaskan, pembentukan Sekber GKSR bukan koalisi politik. Melainkan kerja sama politik, yang menjadikan posisi semua pihak setara.

"Kalau koalisi itu ada yang jadi ketua bertanggung jawab dan mempunyai hak veto. Kalau kerja sama politik itu tidak ada hak veto," ujar OSO.

Menurut OSO, melalui kerja sama politik ini, seluruh partai memiliki hak yang sama untuk menyampaikan usulan dan gagasan, terutama dalam upaya menyelesaikan persoalan hilangnya suara pemilih dalam Pemilu.

Mantan Wakil Ketua MPR itu menyoroti besarnya jumlah suara rakyat yang tidak terakomodasi, atau sekitar 17 juta suara tidak terkonversi menjadi kursi di DPR.

Angka tersebut, kata OSO, tidak boleh dianggap sepele.

"Satu suara saja nggak boleh hilang, apalagi 17 juta. Ini kalau dibiarkan, bisa menjadi 50 persen," cetus OSO.

Lebih lanjut, OSO mempertanyakan pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas hilangnya suara masyarakat.

Pembentukan Sekber GKSR bukan koalisi politik. Melainkan kerja sama politik, yang menjadikan posisi semua pihak setara.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |