jatim.jpnn.com, KEDIRI - Semangat RA Kartini terasa nyata dalam langkah dua remaja asal Kediri ini. Jocelyn Cheryl Setiobudi (16) dan adiknya, Jesselyn Michelle Setiobudi (15) mencuri perhatian lewat gerakan pendidikan yang mereka bangun sendiri.
Lewat organisasi nirlaba Future Minds IDN, kakak-beradik ini berupaya membuka akses bagi siswa berbakat di daerah agar bisa bersaing di ajang matematika tingkat dunia.
Jesselyn, yang menjabat sebagai executive director itu mengaku tergerak setelah melihat banyak
potensi siswa di daerah yang belum terfasilitasi.
?"Saya melihat banyak sekali siswa berbakat di daerah yang sebenarnya punya potensi besar, tetapi tidak punya akses ke pelatihan yang tepat," ujar Jesselyn Michelle Setiobudi saat dihubungi, Selasa (21/4).
Prestasinya pun tak main-main. Jesselyn pernah meraih penghargaan “Top in the World for Mathematics IGCSE” pada Juni 2025.
Bersama sang kakak, Jocelyn, dia membawa misi pemerataan pendidikan—sebuah bentuk nyata semangat Kartini masa kini.
Future Minds IDN hadir dengan program gratis, mulai dari pelatihan mingguan, strategi olimpiade, hingga akses latihan soal interaktif bertahap dari dasar hingga lanjutan.
Menurut Jesselyn, keterbatasan informasi dan minimnya pembinaan menjadi kendala utama bagi siswa di kota kecil.



















































