Sepanjang Januari-Juni 2026, Pupuk Indonesia Bukukan Laba Rp8,51 Triliun

7 hours ago 12

Sepanjang Januari-Juni 2026, Pupuk Indonesia Bukukan Laba Rp8,51 Triliun

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pupuk Indonesia (Persero) mencatat laba signifikan sepanjang 2026, seiring dengan upaya transformasi bisnis dan tata kelola perusahaan. Foto: Pupuk Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat laba signifikan sepanjang 2026, seiring dengan upaya transformasi bisnis dan tata kelola perusahaan.

Kinerja itu merupakan hasil dari penerapan operational excellence dan cost leadership yang disiplin, di bawah supervisi Danantara.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menjelaskan efisiensi operasional dan disiplin biaya yang dijalankan secara konsisten sesuai agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, memungkinkan perusahaan untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan atau tanpa momentum siklus harga komoditas. 

“Berkat dukungan pemerintah melalui Danantara transformasi bisnis secara menyeluruh sudah mulai membuahkan hasil berupa capaian kinerja keuangan yang membanggakan. Dengan fondasi keuangan yang semakin kuat, kami optimistis pertumbuhan ini berkelanjutan,” ujar Rahmad.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Pupuk Indonesia berhasil membukukan laba bersih   sebesar Rp8,51 triliun, tumbuh 253% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan mencapai Rp59,67 triliun, tumbuh 51% dengan peningkatan EBITDA sebesar 140% menjadi Rp14,28 triliun, seiring pertumbuhan volume produksi dan efisiensi biaya operasional yang sejalan dengan upaya transformasi dan bisnis perusahaan.

Transformasi juga memperkuat daya tahan bisnis Pupuk Indonesia melalui strategi yang memastikan kinerja perusahaan tetap adaptif dan berkelanjutan, meski di tengah dinamika ekonomi global.

Perusahaan menerapkan diversifikasi sumber pendapatan dengan memperkuat kontribusi segmen non-subsidi dan produk non-pupuk, serta memperluas sumber pasokan dan skema kontrak bahan baku untuk meredam dampak volatilitas harga komoditas global terhadap struktur biaya.

Pupuk Indonesia (Persero) mencatat laba signifikan sepanjang 2026, seiring dengan upaya transformasi bisnis dan tata kelola perusahaan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |