jatim.jpnn.com, BANGKALAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menemukan makanan dan minuman kedaluwarsa masih dijual di sejumlah toko modern saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Kamis (26/2).
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan Moh Rasuli mengatakan produk kedaluwarsa ditemukan di salah satu toko modern di Bangkalan Plaza serta beberapa toko lainnya.
"Produk yang kami temukan telah kedaluwarsa itu di salah satu toko modern di Bangkalan Plaza dan di beberapa toko modern lainnya di Bangkalan ini," ujar Rasuli.
Sejumlah produk yang sudah tidak layak edar tetapi masih diperjualbelikan di antaranya susu kaleng dan ikan sarden.
Atas temuan tersebut, pemkab langsung meminta pengelola toko menarik produk kedaluwarsa dari etalase penjualan.
"Kami juga langsung meminta pengelola membuat pernyataan untuk tidak menjual produk yang kedaluwarsa tersebut," katanya.
Rasuli menjelaskan, pengecekan dilakukan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam berbelanja kebutuhan pokok.
Sidak dimulai sejak Rabu (25/2) di wilayah Kota Bangkalan dan akan terus berlanjut hingga mendekati Idulfitri.

















































