jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Menjelang usia ke-75 tahun pada November 2026 mendatang, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk terus mempertegas komitmen dalam menjaga kualitas produk berbasis ilmiah.
Perusahaan tersebut kembali memaparkan hasil uji toksisitas dan uji khasiat produk unggulannya, Tolak Angin, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada konsumen.
Dalam acara yang digelar untuk membedah data ilmiah tersebut, Sido Muncul menghadirkan sejumlah narasumber ahli baik secara luring maupun daring.
Diskusi itu bertujuan mengingatkan kembali pentingnya standarisasi dan pembuktian ilmiah dalam industri obat herbal di tengah gempuran informasi kesehatan yang belum valid.
Hadir secara offline dalam kesempatan tersebut, Brand Ambassador yang merupakan tokoh publik Prof. Rhenald Kasali, Ph.D, dan jurnalis senior Andy F. Noya, serta Komisaris Independen Sido Muncul DR. dr. Mohammad Adip Khumaidi, Sp.OT.
Kehadiran para tokoh itu menunjukkan dukungan terhadap kemandirian obat herbal nasional yang terstandar.
Sementara itu, hadir secara online para peneliti yang terlibat langsung dalam pengujian produk.
Adapun di antaranya Dr. apt. Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc dan Ibu apt. Phebe Hendra, Ph.D dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, serta Dr. dr. Neni Susilaningsih, M.Si dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.






















































