jpnn.com, JAKARTA - Lembaga teknologi finansial Slickorps Ventures (Cayman) mengumumkan telah menerima investasi strategis dari Royal Group Capital.
Pendanaan ini mencerminkan meningkatnya minat modal Timur Tengah terhadap pengembangan teknologi finansial berbasis kecerdasan buatan (AI) dan sistem operasional kepatuhan global.
Dana yang diperoleh akan digunakan untuk memperdalam penelitian dan pengembangan teknologi AI, mempercepat implementasi kepatuhan di berbagai pasar utama, serta memperkuat infrastruktur keamanan dan manajemen risiko perusahaan.
Royal Group Capital sebagai lembaga investasi dengan latar belakang modal kedaulatan di kawasan Timur Tengah diketahui menerapkan standar ketat dalam pengambilan keputusan investasi, termasuk verifikasi teknologi, ketelitian kepatuhan, dan keberlanjutan model bisnis.
Keputusan investasi tersebut didasarkan pada penilaian terhadap kemampuan teknologi dan model operasional Slickorps Ventures yang dinilai memiliki prospek jangka panjang di industri teknologi finansial global.
Perusahaan dinilai memiliki keunggulan pada teknologi analisis kuantitatif berbasis AI dan manajemen risiko dinamis yang telah diuji dalam berbagai skenario keuangan.
Selain itu, Slickorps Ventures juga memiliki kerangka operasional global dengan tata kelola kantor pusat di Cayman serta lisensi kepatuhan di berbagai yurisdiksi, yang mendukung ekspansi bisnis lintas negara.
Kepala Investasi Royal Group Capital Tariq Al-Fayed, mengatakan integrasi teknologi dan kepatuhan finansial yang dilakukan perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan investasi tersebut.




















































