jatim.jpnn.com, SURABAYA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji Muhadjir Effendy meminta seluruh petugas haji meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejadian tak terduga selama musim haji.
Hal itu disampaikan Muhadjir merespons kecelakaan bus yang menimpa rombongan jemaah haji kloter SUB 2 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo di kawasan Jabal Magnet.
Menurutnya, dinamika penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun memang tidak lepas dari berbagai situasi di luar perhitungan yang membutuhkan respons cepat di lapangan.
“Selama musim haji selalu ada kejadian di luar perhitungan. Karena itu petugas dan kementerian harus waspada dan sigap mengantisipasi,” ujarnya.
Muhadjir menekankan pentingnya kecepatan penanganan apabila terjadi insiden, agar dampak yang ditimbulkan bisa diminimalkan.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi sebagian jemaah Indonesia di Makkah yang menempati akomodasi cukup jauh dari pusat aktivitas ibadah, yakni sekitar 13 kilometer.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian khusus, terutama dari sisi layanan transportasi.
“Kalau perlu ada perlakuan khusus karena posisinya memang kurang kondusif untuk mendukung kelancaran ibadah,” katanya.


















































