Strategi Muhidin Untuk Atasi Banjir di Kalimantan Selatan

1 hour ago 20

Jumat, 13 Februari 2026 – 15:00 WIB

Strategi Muhidin Untuk Atasi Banjir di Kalimantan Selatan - JPNN.com Kalsel

Ilustrasi banjir. Foto: Ricardo/JPNN.com

kalsel.jpnn.com, BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin memperkuat sinergisitas lintas daerah di enam kabupaten di provinsi itu untuk mempercepat penanganan banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan sekitarnya.

Gubernur Muhidin mengatakan langkah tersebut melibatkan enam kabupaten di kawasan Banua Anam, yakni Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tabalong, dan Tapin, yang memiliki keterkaitan sistem sungai dan daerah aliran air.

Muhidin memimpin langsung rapat koordinasi pengendalian banjir di HSU pada Rabu (11/2), menyusul genangan yang masih terjadi di sejumlah wilayah dan sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir.

“Hasil rapat koordinasi yang kami laksanakan harus segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi yang jelas dan terjadwal di lapangan agar penanganan tidak bersifat reaktif pada setiap musim hujan,” ucapnya.

Menurut dia, banjir di HSU dan sekitarnya dipicu akumulasi aliran air dari wilayah hulu, seperti Tabalong, Balangan dan Hulu Sungai Tengah dengan curah hujan relatif merata di kawasan pedalaman.

Dia menjelaskan kondisi hidrologi tersebut menyebabkan debit air menumpuk di HSU, karena sistem sungai di kawasan Banua Anam saling terhubung dan bermuara pada titik yang sama.

“Penanganan banjir tidak dapat dilakukan satu kabupaten saja, melainkan memerlukan kolaborasi lintas daerah serta dukungan pemerintah provinsi agar solusi yang ditempuh bersifat menyeluruh,” kata Muhidin.

Sekretaris Daerah HSU Adi Lesmana mengatakan pemerintah kabupaten setempat telah melakukan berbagai upaya dalam beberapa tahun terakhir, namun kapasitas fiskal daerah masih terbatas, sehingga membutuhkan dukungan provinsi dan kabupaten lain.

Gubernur Kalsel Muhidin bersinergi dengan sejumlah pemerintah daerah untuk menangani banjir.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |