Sultan HB X Geram dengan Kekerasan di Daycare Little Aresha

6 hours ago 14

Rabu, 29 April 2026 – 21:00 WIB

Sultan HB X Geram dengan Kekerasan di Daycare Little Aresha - JPNN.com Jogja

Daycare Little Aresha. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan respons terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di daycare ilegal Little Aresha. Sultan mengaku tak habis pikir lantaran tindakan keji tersebut justru dilakukan oleh perempuan yang seharusnya memiliki naluri pengasuhan.

Ditemui di Kompleks Kepatihan pada Rabu (29/04), Sultan mengungkapkan keheranannya terhadap profil para pelaku. Dia mempertanyakan empati para pengasuh yang tega menganiaya balita.

"Saya heran itu justru dilakukan oleh ibu-ibu. Memangnya dia enggak punya anak? Memperlakukan anak-anak di bawah umur seperti itu. Saya enggak ngerti mereka itu siapa," ujar Sultan HB X.

Sultan menekankan bahwa legalitas bukan sekadar urusan administrasi, melainkan jaminan komitmen pelayanan. Baginya, lembaga yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi merupakan bom waktu yang pasti akan memicu masalah.

Guna mencegah kejadian serupa, Sultan menginstruksikan penghentian total operasional bagi seluruh tempat penitipan anak yang tidak berizin di wilayah DIY.

“Jadi, kalau saya, ya, begitu ilegal tutup sementara. Supaya diproses legal. Selama tidak mau legal, jangan boleh dibuka sehingga tidak terulang," tegas Sri Sri Sultan.

Menyikapi carut-marut pengawasan daycare, Sultan telah memerintahkan jajarannya untuk segera menerbitkan Surat Edaran (SE).

Dokumen ini akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk melakukan operasi lapangan (razia).

Gubernur DIY Sri Sultan HB mengaku heran dengan kasus kekerasan yang terjadi di Little Aresha.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |